9 Variasi Permainan Anak Kreatif Untuk Mengasah Otak

Upaya memacu otak anak bisa dilaksanakan sedini mungkin, malah semenjak ia baru dilahirkan. Pertumbuhan otak si kecil dimulai semenjak ia masih di dalam kandungan. Ketika baru dilahirkan, ia sudah mempunyai 100 miliar neuron (sel otak).

Mayoritas neuron belum matang dan sinaps (sambungan antar-neuron) yang ada masih lemah atau belum terbentuk. Neuron berfungsi mengirimkan sinyal/pesan dan memproses berita. Sinaps yakni persimpangan/pertemuan antar-neuron, sehingga sinyal/pesan bisa diteruskan ke neuron lain.

Sesudah anak lahir, otaknya terus berkembang secara kencang hingga umur 2 tahun. Pada saat ini, berat otak anak mencapai 85% dari berat otak orang dewasa. Ia malahan memiliki kemampuan mengabsorpsi info yang sungguh-sungguh tinggi. Waktu pertumbuhan pesat otak di 1.000 hari pertama kehidupan anak ini disebut jangka waktu emas (golden age).

Saat anak mencapai usia 6 tahun, berat otaknya sudah mencapai 95% dari otak orang dewasa. Berikutnya, otak si kecil akan tetap berkembang, tetapi dalam kecepatan yang jauh lebih perlahan jika bandingkan sebelumnya.

Menurut dr Ahmad Suryawan SpA (K), Ketua Divisi Tumbuh Kembang Kecil & Remaja, Departemen Ilmu Kesehatan Kecil RSUD Soetomo-FK Unair Surabaya, pengerjaan pembentukan sinaps bisa terjadi sebab adanya pengalaman dan stimulus yang didapatkan dari lingkungan sekitar. Sinaps secara natural akan berkurang sekiranya pengalaman atau stimulus tak dikerjakan.

Untuk mengoptimalkan pertumbuhan otak buah hati, Ibu bisa memberikan beragam macam permainan kreatif yang bisa mengasah ketajaman otaknya:

Susun balok

Permainan ini mendukung anak untuk mencoba-coba dan mencari tahu apa yang akan terjadi sekiranya ia membentuk balok dengan cara A, B, C, dan seterusnya. Berdasarkan Gaye Grunlond, konsultan edukasi dan penulis buku Developmentally Appropriate Play: Guiding Young Children to a Higher Jenjang, permainan susun balok yaitu dasar dari keterampilan berpikir ilmiah.

Untuk meningkatkan kecakapan berdaya upaya buah hati, Ibu dapat menyediakan balok beragam warna, format, dan ukuran.

Bermain pasir

Pasir pantai, ember kecil, sekop kecil, dan wadah bermacam bentuk dapat membuat perhatian si kecil terpusat pada aktivitas bermain pasir cukup lama. Dengan menggali, membuat lubang, dan memasukkan pasir ke dalam ember atau wadah berbentuk istana, ikan, benteng, dan sebagainya, dia belajar seputar volume, kepadatan, dan tekstur. Berikan sedikit air dan biarkan dia mencampurnya dengan pasir. Dia pun akan takjub mengamati perbedaan tekstur pada pasir kering dan pasir berair.

Bermain peran

Menjadikan suatu sifat akan melatih tenaga ingat anak. Kegiatan ini juga membikin si kecil belajar memegang diri, berpikir secara fleksibel, dan menyesuaikan dialog dengan kondisi yang telah ditentukan.

Menjadi detektif

Cobalah Bunda menyembunyikan salah satu benda milik buah hati, kemudian tantang dia untuk mencari atau menemukannya berdasarkan petunjuk dari Ibu. Kegiatan ini benar-benar tepat sasaran dalam memacu otak buah hati, sebab ia semestinya berdaya upaya secara akurat. Dia juga belajar mengaitkan petunjuk dari Ibu dengan hal-hal yang dia lihat di sekitarnya.

Pura-pura berdandan

Ajaklah si kecil memakai busana dan berdandan seperti salah satu sosok atau karakter yang dia inginkan. Misalnya, ia bisa memakai salah satu rok milik Ibu dan berpura-pura menjadi seorang putri. Atau, minta ia melilitkan syal di leher dan menggunakan cardigan rajut seperti yang kerap kali dilakukan neneknya. Kesibukan ini benar-benar tepat sasaran dalam memaksimalkan imajinasi dan kecakapan berdaya upaya kreatif si kecil.

Terka-tebakan

Meminta si kecil menutup kedua matanya, setelah itu masukkan satu benda ke dalam kantung berwarna gelap. Minta ia menebak isi kantung tersebut berdasarkan pedoman sederhana yang Ibu sampaikan. Ia akan belajar mengaitkan tiap petunjuk atau info yang ia terima dengan wawasan yang ia miliki menjadi sebuah rumusan.

Masak-masakan

Bunda bisa membolehkan si kecil bermain masak-masakan menggunakan alat masak yang Ibu miliki (yang aman tentunya) atau memberinya alat masak mainan. Berpura-puralah mengorder menu makanan tertentu dan biarkan buah hati “memasak” untuk Ibu. Supaya lebih seru, Ibu dapat memberikan sisa bahan kuliner untuk dia pakai bermain, sehingga imajinasinya semakin terstimulasi dan ia malahan merasa layaknya sedang masak sungguhan.

Petak umpet

Permainan yang terlihat sederhana ini sesungguhnya menyimpan banyak manfaat bagi kepintaran buah hati. Saat bermain petak umpet, ia akan belajar mengenali ruang dan situasi, mencari arah untuk menemukan orang yang sedang ngumpet, menganalisis kondisi orang yang dicari dengan daerah yang memungkinkan bagi anak untuk mengumpet, dan lain-lain.

Scrabble

Hati prasekolah yang sudah bisa membaca bisa diajak untuk bermain scrabble. Permainan mengasah otak ini sekalian membantu kesanggupan buah hati dalam membaca, mengeja, dan menambah kosakatanya. Supaya tak terlalu berat, Ibu bisa membuat golongan kata khusus, umpamanya menyusun kata-kata berupa nama-nama binatang, benda-benda yang ada di dapur, dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *