7 Jenis Sablon Kaos Manual dan Ragamnya

Sablon manual merupakan salah satu teknik penyablonan yang mampu menghasilkan kualitas terbaik. Ada banyak teknik penyablonan secara manual yang biasa dipakai oleh jasa sablon kaos termasuk 7 jenis sablon kaos manual dan ragamnya yang akan dibahas pada artikel ini.

Sablon manual masih digunakan sebagai teknik untuk menyablon kaos karena selain hasil akhirnya yang bagus, biayanya juga lebih murah. Beberapa jenis sablon kaos manual akan dijelaskan dibawah ini.

Plastisol

Image Source: sablonkaos-bandung.com

Plastisol adalah tinta sablon yang berbasis minyak alias oil based. Keunggulan plastisol dibanding jenis sablon lainnya adalah kemampuannya dalam mencetak dot dalam ukuran sangat kecil.

Hanya saja plastisol merupakan jenis sablon dengan bahan baku yang cukup mahal termasuk peralatan tambahan yang digunakan untuk mengeringkannya. Namun ketika sudah mengering daya rekatnya sangat baik.

Superwhite

Tinta sablon superwhite mempunyai 2 tipe varian yaitu tinta putih (white) dan tinta warna (colour). Karakter dari tinta sablon superwhite adalah kemampuannya untuk menembus serat kain. Warna yang dihasilkan cenderung memudar sehingga cocok dipakai untuk kaos dengan nuansa vintage.

Superwhite bersifat cukup transparan dan cocok diaplikasikan pada kain yang berwarna gelap. Uniknya, tinta superwhite dapat dibuat menjadi tinta jenis discharge jika diracik dengan bahan-bahan tertentu.

Pigment

Tinta pigment memiliki kemampuan untuk meresap kedalam serat kain dan hanya cocok diaplikasikan pada kain yang berwarna terang. Tinta pigmen sangat direkomendasikan untuk digunakan pada desain kaos yang berukuran besar karena hanya memerlukan sedikit tinta.

Karakternya yang tipis dan mampu menyerap kedalam kain dengan baik membuat hasil sablonannya tetap memperlihatkan tekstur kain yang digunakan. Hasil warnanya juga terlihat lebih merata dan solid jika dibandingkan dengan tinta sablon manual lainnya.

Discharge

Dari daftar 7 jenis sablon kaos manual dan ragamnya tinta discharge adalah yang paling unik karena tidak berdiri sendiri alias hasil racikan antara tinta superwhite dengan bahan khusus. Tinta discharge mampu mengubah warna bahan kaos sesuai warna tinta yang digunakan.

Namun, tidak semua bahan kaos dapat diaplikasikan tinta discharge. Sablon jenis discharge hanya bagus ketika diaplikasikan pada kain katun murni yang bersifat reaktif.

Puffy (Timbul)

Jenis sablon puffy memiliki 2 tipe basis cairan yaitu water based dan oil based. Dengan begitu sablon puffy dapat dikombinasikan dengan plastisol maupun cat rubber.

Sablon puffy memerlukan proses pemanasan khusus untuk membuat efek timbul yang maksimal. Namun karena ketahanannya terhadap proses pencucian yang rendah membuatnya kurang laku di pasaran.

Foil

Foil adalah jenis sablon manual yang memakai lapisan dari bahan kertas logam sehingga akan menimbulkan efek mengkilat pada hasil akhirnya. Sablon foil membutuhkan perekat khusus untuk menempelkan lapisan kertas logamnya.

Kelemahannya, foil hanya bisa diaplikasikan untuk satu warna saja. Selain itu utuh perawatan ekstra agar kualitas sablonannya dapat bertahan lama.

High Density

High density adalah sablon manual yang menggunakan plastisol sebagai bahan dasarnya. Dalam proses pembuatannya, plastisol akan dikombinasikan dengan keramik sebagi screen untuk memberikan efek timbul.

Cara membuatnya high density dengan penyablonan berulang-ulang hingga memberikan efek timbul dengan ketinggian sesuai keinginan. Tambahan efek yang bisa dihasilkan adalah sablon mengkilap dan terlihat basah.

Kunjungi: Konveksi Kaos Solo

7 jenis sablon kaos manual dan ragamnya di atas merupakan teknik penyablonan yang cukup populer di kalangan jasa sablon. Tentunya masih banyak teknik sablon lainnya yang bisa Anda cari tahu untuk menambah wawasan tentang dunia sablon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *