Perbedaan Antara Aqiqah dan Qurban

perbedaan aqiqah dan qurban

Hampir semua umat islam pernah mendengar istilah aqiqah dan kurban. Namun masih banyak yang belum memahami makna, hakikat dan hukum kedua sunnah tersebut. Sehingga muncul berbagai pertanyaan seputar keduanya.

Keduanya memang mirip, sama-sama menyembelih kambing untuk disedekahkan kepada masyarakat atau warga miskin. Namun sebenarnya ada beberapa perbedaan yang harusnya kita semua ketahui.

Berikut ini adalah perbedaan antara aqiqah dan kurban.

  1. Pemberian Daging

Dalam pemberian daging aqiqah diberikan dalam bentuk sudah matang, sedangkan pada ibadah qurban daging diberikan ketika masih mentah.

  1. Kurban Cuma 4 hari, Aqiqah Lebih Longgar

Dari segi pelaksanaannya, qurban lebih terbatas. Yaitu dapat dilakukan hanya 4 hari dalam setahun penanggalan hijriah. Yaitu pada tanggal 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijah. Hari ini disebut hari tasyrik, yaitu hari dimana umat muslim diharamkan untuk berpuasa.

Sedangkan pelaksanaan aqiqah dapat dilakukan pakan saja. Hanya saja ada hari-hari yang lebih utama untuk melaksanakan aqiqah, yaitu hari ke 7 setelah kelahiran bayi. Jika belum mampu bisa di hari ke 14, ke 21 dan seterusnya. Sebagian ulama’ berpendapat aqiqah dapat dilakukan selama sang anak belum baligh. Sebagiannya lagi berpendapat bisa dilakukan meskipun si anak sudah dewasa.

 

  1. Tujuan Pelaksanaan

Tujuan aqiqah berbeda dengan qurban. Aqiqah bertujuan untuk menambah rasa syukur pada Allah Subhanahu Wata’Ala atas nikmat yang begitu besar yaitu buah hati tercinta. Sedangkan qurban bertujuan untuk meneladani keihklasan serta ketaatan nabi Ibrahim Alaihi Wasallam kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Keduanya sama-sama baik, tapi keutamaannya berbeda.

  1. Jenis Hewan

Dalam berqurban ada banyak pilihan hewan, diantaranya sapi, kerbau, onta, kambing atau mungkin kuda. Tetapi dalam aqiqah hanya menggunakan kambing atau domba saja. Untuk anak laki-laki 2 kambing dan untuk anak perempuan 1 ekor kambing / domba.

  1. Jumlah Hewan

Qurban untuk satu orang bisa dengan 1 kambing atau 1/7 sapi besar. Jika mampu boleh lebih dari pada itu. Penyembelih tidak boleh minta upah dalam penyembelihan hewan qurban.

Sedangkan dalam aqiqah ketentuannya 1 ekor kambing untuk anak perempuan dan 2 ekor kambing untuk anak laki-laki. Penyembelih boleh meminta upah dalam penyembelihan kambing atau domba aqiqah.

Demikianlah beberapa perbedaan qurban dan aqiqah yang dapat kami rangkum. Mungkin masih banyak kekurangannya, silakan cari referensi lain atau ustadz yang lebih mumpuni untuk melengkapinya.

by: Bunayya Aqiqah Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *