Kewajiban Orang Tua Kepada Anak Yang Tidak Boleh Diabaikan

Kewajiban Orang Tua Kepada Anak – Anak merupakan anugerah bagi setiap pasangan yang telah menikah yang mesti disyukuri, sebab banyak pasangan yang telah menikah dan selalu mendambakan petera puteri dalam rumah tangganya, namun Allah belum memberikan nikmat anak kepada mereka.

Salah satu bentuk kesyukuran atas kehadiran anak dalam keluarga ialah dengan menunaikan hak-hak anak dari orangtuanya. Selain itu, orang tua juga akan dimintai pertanggung jawaban atas anaknya pada hari kiamat kelak.

Berikut ini beberapa kewajiban orang tua terhadap anaknya yang wajib dijalankan oleh bapak ibunya:

1. Memberinya Nama yang Baik

Ketika seorang ibu telah melahirkan anaknya, maka selanjutnya ialah mengaqiqahkan anak pada hari ketujuh dan juga memberinya nama bayi perempuan islami atau nama anak laki-laki yang baik menurut islam.

Pemberian nama yang baik pada anak merupakan kewajiban bagi setiap orangtua, baik ibu maupun bapak. Namun, yang paling berhak memilih nama untuk anaknya ialah bapaknya. Meskipun begitu, hendaknya bermusyawarah dengan istrinya dalam memilih nama untuk anaknya untuk menghindari perselihan di kemudian hari.

Setiap orang hendaknya memahami dengan baik nama yang diberikan kepada anaknya sebab nama adalah doa yang akan selalu terucap setiap kali ada yang memanggil nama anak tersebut. Bila namanya baik, maka ia akan didoakan kebaikan setiap kali ada yang memanggilnya dan sebaliknya.

2. Memberi Air Susu Ibu

Seorang ibu wajib memberi air susu darinya kepada bayinya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sang anak. Pemberian air susu kepada bayi juga sangat berpengaruh pada kesehatan dan kecerdasan anak.

Anak yang mendapat air susu yang cukup dari ibunya biasanya perkembangan jauh lebih baik dibanding anak yang tidak mendapatkan air susu ibunya dan hanya diberi susu olahan yang berasal dari susu hewani.

3. Memberi Nafkah dan Makanan Halal

 

Pemberian nafkah kepada anak adalah kewajiban yang wajib dipenuhi oleh setiap orang tua, sejak anak sudah lahir ke dunia ini hingga ia sanggup untuk menghidupi dirinya sendiri atau telah dewasa.

Nafkah yang diberikan kepada anak dan keluarga wajib berasal dari sumber yang halal dan diperoleh dengan cara-cara yang halal. Asupan rezeki atau makanan yang halal kepada anak juga akan sangat berpengaruh pada perkembangan anak. Baik dari kecerdasan ataupun akhlak perbuatan sang anak.

Oleh karena itu, orang-orang terdahulu sangat menjaga asupan makanan untuk anaknya sehingga anaknya pun menjadi pembesar dan ulama yang dihormati oleh masyarakt karena keilmuannya. Diantara adalah imam Asy-Syafii, yang mana ibunya sangat menjaga kehalalan makanan yang beliau keonsumsi sejak balita.

Kewajiban orang tua kepada anak nya dari segi nafkah memang memiliki peran penting dalam perkembangan kepribadian sang anak.

4. Menikahkan Anak dengan Pasangan yang Baik

Pendidikan anak sejak kecil hingga dewasa adalah kewajiban orang tua kepada anak yang tidak boleh diremehkan, lalu kemudian bila anak telah mencapai usia dewasa dan sudah waktunya untuk menikah, maka orangtua wajib memilihkan dan menikahkan anaknya dengan laki-laki sholeh atau wanita yang sholehah.

Anak juga memiliki hak untuk memilih kepada siapa ia akan menikah, namun orang tua tetap harus ikut andil dalam memilih pasangan yang baik untuk anaknya. Terutama untuk anak perempuan, ibu bapaknya harus benar-benar memperhatikan kesholehah laki-laki yang meminang anak perempuannya.

Demikianlah beberapa kewajiban orang tua kepada anak nya yang tidak boleh diabaikan oleh setiap pasangan yang telah dikaruniakan anak, baik anak laki-laki maupun anak perempuan. Semoga Allah menjadikan putera puteri kita menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Amin ya rabbal alamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *