Gerakan Shalat Terbukti Mempunyai Efek Terhadap Kesehatan

Tuntutan gaya hidup sehat menjadi kebutuhan saat ini. Dalam masa modern ini, banyak orang terbiasa melakukan sesuatu secara instan. Salah satu contohnya, dulu menuju ke suatu tempat, masih banyak orang yang mengandalkan transportasi umum atau naik sepeda. Mereka masih sempat untuk menggerakkan badan, minimal dengan berjalan kaki.

Sementara saat ini, banyak keperluan yang dulunya membutuhkan aktivitas fisik digantikan dengan kemudahan teknologi. Misalnya, urusan bayar listrik atau transfer uang, kini bisa dilakukan dengan internet banking.

Akan ada suatu masa di mana perkataan Allah melalui firman-Nya di Al-Quran terbukti. Dan hal itu terjadi sekarang. Banyak rahasia-rahasia dalam Al-Quran dibuktikan dengan ilmu pengetahuan, contohnya proses terciptanya alam semesta.

Melaksanakan perintah shalat wajib hukumnya bagi seorang muslim yang berusia baligh dan berakal. 17 rakaat yang wajib dilaksanakan sehari semalam sering kali terasa berat, apalagi bila ditambah shalat sunnah lainnya. Padahal selain berisi kewajiban, Allah memberikan hikmah yang luar biasa besar melalui shalat untuk kebaikan manusia, salah satunya menciptakan gaya hidup sehat.

Manusia seringkali mengeluarkan biaya yang besar demi hidup sehat, membayar iuran yang cukup besar di pusat kebugaran, mengeluarkan biaya lebih untuk konsumsi makanan organik, mengucurkan dana ekstra untuk berbagai suplemen penunjang kesehatan. Padahal dengan melakukan shalat secara teratur, benar dan ikhlas merupakan sebuah gaya hidup sehat yang berbiaya murah.

Shalat merupakan perwujudan dari gaya hidup sehat dengan beberapa alasan, antara lain :

Shalat dilakukan dengan penyatuan mind, body and soul. Dengan tercapainya kondisi khusyu dan kepasrahan yang mendalam pada yang Mahakuasa, sistem kekebalan tubuh manusia akan meningkat dan hormon pemicu stress (kortisol) akan menurun.

Shalat mensyaratkan kebersihan. Sebelum melakukan shalat terlebih dahulu disyaratkan untuk membersihkan diri dengan berwudhu. Badan yang segar akan membuat pikiran lebih tenang sehingga akan meningkatkan kekebalan tubuh. Penurunan jumlah kuman dalam tubuh juga menyebabkan peningkatan harapan hidup.

Gerakan-gerakan shalat mempunyai efek yang luar biasa terhadap kesehatan tubuh. Hal ini dibuktikan secara ilmiah baik di dalam maupun luar negeri. Sebagaimana gerakan yoga yang sudah banyak diyakini mempunyai efek luar biasa terhadap kesehatan organ tubuh, gerakan shalat juga begitu.

Manfaat Gerakan Shalat

  • Gerakan takbir merupakan gerakan peregangan otot dada yang berdampak baik pada paru-paru dan jantung.
  • Gerakan ruku merupakan gerakan peregangan tulang belakang yang mempunyai fungsi vital bagi tubuh.
  • Gerakan I’tidal, yaitu bangun dari ruku memberikan sensasi pijatan pada organ pencernaan.
  • Gerakan sujud bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan. Pada saat bersujud, aliran darah akan mengalir ke otak sebagai organ paling rendah posisinya. Otak akan mendapat nutrisi secara maksimal sehingga dapat memaksimalkan kinerjanya.
  • Gerakan sujud melibatkan peregangan pada otot perut dan panggul yang berdampak baik pada organ reproduksi pada perempuan.
  • Gerakan duduk di antara dua sujud akan menyebabkan peregangan pada daerah paha dan panggul. Bagi perempuan gerakan ini sangat baik untuk kesuburan, demikian pula bagi pria karena terjadi pemijatan pada saluran kemih dan prostat.

Shalat sebagai bentuk integrasi dari gaya hidup sehat merupakan bukti bahwa Allah memperhatikan setiap aspek dari perintah-Nya untuk kebaikan manusia.

Gaya hidup sehat mulai dari diri kita sendiri. Berusaha dengan olah raga, makan makanan bergizi dan menjauhi kebiasaan-kebiasaan yang merugikan kesehatan bisa membantu Anda menjalani gaya hidup yang sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *